Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 telah menciptakan krisis kesehatan global yang memerlukan respons multidimensional, tidak hanya dari sektor pemerintah tetapi juga melalui keterlibatan aktif organisasi masyarakat sipil. Di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, dinamika penanganan pandemi menunjukkan model kolaborasi yang unik dan sangat efektif melalui kepemimpinan Dr. Ariella Hana Sinjaya. Melalui dua entitas utama yang dipimpinnya, yaitu Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia (YABBM) dan Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT), serangkaian program vaksinasi massal berhasil dijalankan dengan jangkauan yang sangat inklusif.
- Inklusivitas: Melayani yang Terlupakan
YABBM mengambil peran yang jarang diambil pihak lain, yaitu memastikan kelompok rentan mendapatkan perlindungan yang sama:
- ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa): Pendekatan door-to-door yang humanis tanpa paksaan.
- Penyandang Disabilitas: Fasilitas ramah difabel dan pendampingan khusus dari pintu ke pintu.
- Lansia (Drive-Thru): Layanan inovatif bagi orang tua agar tetap aman dan nyaman di dalam kendaraan.
- Ibu Hamil, Anak & Remaja: Edukasi intensif dan sentra vaksinasi yang kondusif untuk mendukung kesehatan ibu, janin, dan kelancaran pendidikan (PTM).
- Masyarakat Umum & Pelayan Publik: Penanganan ribuan orang setiap harinya dengan manajemen yang rapi, cepat, dan tanpa penumpukan massa.
II. Inovasi & Kolaborasi Strategis
Kepercayaan besar diberikan kepada YABBM oleh lembaga seperti BIN (Badan Intelijen Negara) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) karena efisiensi operasional kami. Kami juga menginisiasi:
- Wisata Vaksinasi bersama PHRI: Hotel-hotel bergotong royong memberikan konsumsi terbaik bagi para nakes.
- Apresiasi Peserta: Dukungan sponsor yang memungkinkan warga membawa pulang goody bag sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
III. Bukti Nyata & Pengakuan Negara
Sebagai bentuk validasi atas kinerja yang terukur, transparan, dan berdampak luas, YABBM telah menerima berbagai pengakuan resmi:
- Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI: Apresiasi atas dedikasi luar biasa dalam percepatan cakupan vaksinasi nasional.
- Penghargaan dari Pemerintah Kota: Pengakuan atas peran aktif yayasan dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.
- Apresiasi Pimpinan Negara: Kehormatan bagi YABBM diikutsertakan dalam Video Conference bersama Bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri untuk memberikan laporan langsung mengenai situasi di lapangan.
- Kunjungan Pejabat Kemenkes: Verifikasi langsung oleh para pejabat kementerian terhadap sistem antrean dan pelayanan YABBM yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik dan paling tertib.