About Us
Mari mengenal Yayasan Anak BBM lebih dekat.
Guide
nation.
Apa yang menggerakkan kegiatan kami?
Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia percaya bahwa anak dan remaja adalah masa depan bangsa. Namun, saat ini banyak perilaku anak dan remaja yang memprihatinkan, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan kekerasan. Masalah-masalah ini masih menjadi tantangan besar di masyarakat kita.
Salah satu kunci untuk mengatasinya adalah dengan menanamkan nilai-nilai kepribadian dan karakter sejak dini. Upaya ini perlu dilakukan bersama, baik di keluarga, sekolah, maupun lingkungan sekitar, agar anak-anak memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik.
Masa kanak-kanak dikenal sebagai “golden age” atau usia emas. Pada masa inilah otak dan kepribadian anak berkembang sangat cepat—90% otak terbentuk sebelum usia 3 tahun, dan 85% kepribadian dewasa terbentuk hingga usia 6 tahun. Karena itu, masa anak-anak adalah waktu paling tepat untuk membentuk karakter, dan membutuhkan perhatian lebih dibandingkan usia lainnya.
Dr. Ariella Hana Sinjaya
Dr. Ariella Hana Sinjaya adalah pendiri dan pencetus Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia (Anak BBM). Berasal dari keluarga sederhana, beliau menempuh pendidikan hingga meraih gelar Doktor di bidang Transformational Leadership dari Regent University, Amerika Serikat, serta Magister Hukum dari Universitas Kristen Paulus, Makassar.
Kiprahnya diakui secara nasional maupun internasional. Beliau menerima Australian Award Indonesia sebagai Tokoh Perempuan Lintas Agama, penghargaan dari International Women Parliament – New Delhi, serta diundang PBB di Jenewa untuk program kepemimpinan dan kebijakan publik.
Di Indonesia, beliau dikenal melalui berbagai inisiatif sosial, termasuk Nikah Massal Merah Putih yang meraih Rekor LEPRID. Pada masa pandemi, beliau memimpin penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 berskala besar bersama pemerintah, TNI, POLRI, dan berbagai stakeholder, yang mendapat apresiasi dan penghargaan resmi dari Pemerintah Kota Makassar dan Kementerian Kesehatan RI. Di bawah kepemimpinannya, Anak BBM juga menjadi yayasan sosial anak pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 9001:2008 berstandar internasional (UKAS–Inggris & ANAB–Amerika).
Meet The Team
Kami adalah tim yang berdedikasi untuk membina karakter anak bangsa dan memberdayakan komunitas. Dengan semangat kebersamaan, kami bekerja untuk menghadirkan perubahan positif bagi masa depan Indonesia.

Untung Kartawijaya adalah seorang tokoh masyarakat yang telah mengabdikan hidupnya untuk peningkatan dan pengembangan berbagai komunitas, khususnya masyarakat Mamasa. Dedikasi dan pengabdiannya di berbagai bidang telah menyentuh dan memiliki pengaruh bagi banyak orang, dari anak jalanan sampai ke tingkat nasional.

Dr. Richard Risambessy adalah seorang profesional berpengalaman dengan karir yang gemilang di bidang ekonomi dan keuangan. Beliau memiliki gelar Doktor Ekonomi dan saat ini menjabat sebagai Managing Partner di Kantor Akuntan Publik Richard Risambessy & Rekan. Selain itu, beliau juga aktif sebagai Independent Director & Audit Committee Chairman di listed company di Bursa Malaysia.
Dr. Richard Risambessy memiliki passion untuk pendidikan dan masih aktif mengajar sebagai dosen meskipun sudah pensiun dari Pegawai Negeri. Beliau memiliki harapan besar untuk generasi muda, khususnya anak-anak BBM, agar kelak ada yang tampil menjadi pemimpin yang “Berakhlak dan memiliki jiwa sosial”.

Basuki lahir di Kediri tahun 1966 dari keluarga guru yang menanamkan budaya membaca dan belajar. Latar belakang ini menolongnya menyelesaikan pendidikan di IPB dan kemudian terlibat dalam berbagai bidang pelayanan sosial dan pendidikan. Ia memiliki pengalaman panjang dalam membina komunitas, mengajar, serta memimpin organisasi lintas daerah di berbagai wilayah di tanah air.
Sebagai bagian dari Yayasan Anak BBM, Basuki berharap semakin banyak anak-anak dari keluarga prasejahtera diperlengkapi dengan karakter, pendidikan, dan keterampilan yang membuat mereka siap menjadi generasi tangguh dan pemimpin Indonesia di masa depan.

Iskandar Nawing adalah seorang advokat berpengalaman yang aktif mendampingi berbagai persoalan hukum, baik individu maupun lembaga. Dengan latar belakang akademik di bidang hukum hingga jenjang magister, beliau dikenal sebagai sosok yang peduli pada keadilan dan pembinaan generasi muda.
Melalui keterlibatannya di Yayasan Anak BBM, Iskandar mendukung upaya membekali anak-anak dengan pendidikan dan karakter yang kuat, agar kelak mereka menjadi warga negara yang berintegritas dan siap membangun Indonesia di masa depan.

Augustinus Bangun adalah seorang pengacara sekaligus Ketua Vox Point Sulawesi Selatan, organisasi yang berfokus pada penguatan nilai kebangsaan dan keterlibatan masyarakat sipil. Selain kiprah profesionalnya di bidang hukum, ia dikenal memiliki hati yang tulus untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan banyak orang.
Sebagai bagian dari Yayasan Anak BBM, Augustinus berharap hadirnya program-program pembinaan dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, nasionalis, serta mampu menjadi pemimpin berkarakter mulia di tengah masyarakat.

Paul Chendra adalah seorang wiraswasta di bidang properti yang memiliki kepedulian mendalam terhadap dunia pendidikan. Kecintaannya pada pendidikan mendorong beliau untuk terlibat aktif sebagai pengurus di beberapa yayasan pendidikan.
Sebagai ayah dari sepasang putra dan putri hasil pernikahannya dengan istri tercinta, beliau memandang keluarga sebagai sumber inspirasi dalam menjalani panggilan hidup. Dengan visi jauh ke depan, Paul Chendra berharap melalui program Anak BBM, generasi muda Indonesia dapat dipersiapkan menjadi pemimpin tangguh yang siap membawa bangsa ini menuju puncak kejayaan, khususnya saat Indonesia memasuki usia 100 tahun pada 2045.

Seorang dokter kecantikan sekaligus pemilik klinik Popon’s Beauty. Beliau adalah seorang pahlawan bagi orang yang menderita – di tengah kesibukan professi-nya sebagai dokter dan ibu rumahtangga, beliau masih meluangkan waktu untuk menolong orang-orang yang kurang beruntung. Sebagai seorang dokter kecantikan, yang rela mengorbankan waktu, tenaga dan uangnya demi merawat orang gila, beliau pernah mendapatkan penghargaan Kick Andy Heroes Award 2010.
Pada tahun yang sama, dia juga mendapat penghargaan dan nominator perempuan terinspiratif versi majalah Kartini. Beliau menyadari bahwa anak-anak adalah cikal bakal pertumbuhan bagi sebuah negara, harapan besar ada di pundak mereka, sehingga mereka harus menjadi bibit unggul dan harus berusaha membangun bangsa dan negaranya. Semoga melalui Anak BBM, beliau berharap agar pembinaan karakter dan hati nurani anak-anak bisa terbentuk dengan baik dan berakar kuat.

Stella Kristy adalah seorang ibu rumah tangga dan enterpreuner yang tangguh dan memiliki kepedulian besar terhadap generasi muda. Ia percaya bahwa setiap anak berhak mendapat kesempatan untuk belajar, berkembang, dan bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.
Melalui keterlibatannya di Yayasan Anak BBM, Stella berharap dapat berkontribusi membangun generasi muda yang berdaya, percaya diri, serta siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.

Seorang wirausahawan yang memiliki kepedulian besar terhadap generasi muda. Beliau melihat adanya krisis figure ayah yang melanda generasi muda, sehingga ditengah kesibukannya, masih meluangkan waktu untuk menjadi mentor dan sahabat bagi anak-anak muda. Harapannya adalah agar Anak BBM dapat bermanfaat membantu generasi anak Bangsa menjadi generasi yang berakarakter teguh dan mulia.

Ibu dari seorang anak, yang sebelumnya aktif sebagai pegiat radio komunitas di Tana Toraja. Pekerjaan sebagai jurnalis di media komunitas tersebut telah membawanya ke berbagai Negara untuk mengikuti forum, training dan konferensi internasional.
Kerinduannya melihat Indonesia bangsa yang hebat di masa mendatang, mendorong dia untuk terlibat di dalam Yayasan AnakBBM, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan karakter anak. Dia meyakini bahwa bangsa kita hanya akan menjadi lebih baik jika dipimpin oleh pemimpin yang berintegritas, dan hal itu harus ditanamkan di dalam diri mereka sejak dini. Salah satnya dengan pendidikan karakter Anakbbm.

Rosliana Rura Patampa adalah seorang ibu rumah tangga yang telah menjadi bagian dari Yayasan Anak BBM sejak masih muda. Dikenal sebagai pribadi yang pendiam namun bertekad kuat untuk maju, ia bertumbuh bersama yayasan dengan mengasah keterampilan dalam menyusun kurikulum dan melatih para guru.
Pengabdiannya bukan tanpa lelah, namun setiap kali tiba di lapangan dan bertemu dengan anak-anak binaan, seluruh letihnya seakan hilang. Bagi Rosliana, senyum dan semangat anak-anak adalah energi sekaligus panggilan untuk terus melayani.
Melalui Anak BBM, ia berharap semakin banyak anak prasejahtera mendapat kesempatan belajar, bertumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik — hingga mereka menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, dan mampu membawa perubahan bagi bangsa.

