Skip to main content

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 telah menciptakan krisis kesehatan global yang memerlukan respons multidimensional, tidak hanya dari sektor pemerintah tetapi juga melalui keterlibatan aktif organisasi masyarakat sipil. Di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, dinamika penanganan pandemi menunjukkan model kolaborasi yang unik dan sangat efektif melalui kepemimpinan Dr. Ariella Hana Sinjaya. Melalui dua entitas utama yang dipimpinnya, yaitu Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia (YABBM) dan Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT), serangkaian program vaksinasi massal berhasil dijalankan dengan jangkauan yang sangat inklusif.

Inklusivitas: Melayani yang Terlupakan

Salah satu inovasi yang paling signifikan adalah konsep “Wisata Vaksin” yang dipusatkan di Mall Phinisi Point (Pipo), Makassar. Dengan menempatkan lokasi vaksinasi di pusat perbelanjaan, hambatan psikologis masyarakat terhadap lingkungan medis konvensional yang kaku berhasil dikurangi. Masyarakat merasa lebih nyaman untuk datang ke mal dibandingkan ke pusat kesehatan masyarakat atau rumah sakit yang pada saat itu penuh dengan pasien COVID-19. Konsistensi YABBM dalam menjalankan program ini sangat luar biasa, dengan catatan telah menyelenggarakan vaksinasi lebih dari 200 kali di lokasi yang sama sejak Maret 2021.

YABBM mengambil peran yang jarang diambil pihak lain, yaitu memastikan kelompok rentan mendapatkan perlindungan yang sama:

  • Penyandang Disabilitas dan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa)

Di bawah arahan Dr. Ariella Hana Sinjaya, program vaksinasi di Mall Pipo dirancang untuk menjadi ramah disabilitas. Hal ini mencakup penyediaan akses fisik yang memadai serta petugas yang dilatih untuk menangani individu dengan kebutuhan khusus. Bagi kelompok ODGJ, tantangan utamanya adalah pendekatan psikologis agar mereka tidak merasa terancam selama proses medis berlangsung.

  • Lansia (Drive-Thru)

Layanan inovatif bagi orang tua agar tetap aman dan nyaman di dalam kendaraan.

 

  • Ibu Hamil, Anak & Remaja

Edukasi intensif dan sentra vaksinasi yang kondusif untuk mendukung kesehatan ibu, janin, dan kelancaran pendidikan (PTM).

 

  • Masyarakat Umum & Pelayan Publik

Penanganan ribuan orang setiap harinya dengan manajemen yang rapi, cepat, dan tanpa penumpukan massa.

 

Inovasi & Kolaborasi Strategis

Kepercayaan besar diberikan kepada YABBM oleh lembaga seperti BIN (Badan Intelijen Negara) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) karena efisiensi operasional kami. Kami juga menginisiasi:

  • Kemitraan dengan Sektor Pariwisata (PHRI dan IHGMA) 

Sektor pariwisata, yang mencakup hotel dan restoran, merupakan salah satu sektor yang paling menderita selama pandemi. Kolaborasi YABBM dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel dan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel didasari oleh kepentingan bersama untuk menghidupkan kembali ekonomi daerah.

  • Kolaborasi dengan Grab Indonesia dalam Vaksinasi Pekerja Publik

Vaksinasi massal yang menyasar pekerja sektor publik, terutama mitra pengemudi dan pengantaran transportasi online. Keterlibatan Grab memberikan dimensi teknologi dalam operasional vaksinasi. Grab menggunakan sumber daya teknologinya untuk melakukan penyaringan (screening) dan pengundangan peserta secara sistematis, sehingga meminimalisir kerumunan yang tidak terkendali di lokasi registrasi.

  • Dukungan Otoritas Keamanan dan Penegakan Hukum       

Keberhasilan program berkelanjutan YABBM di Mall Pipo juga didukung sepenuhnya oleh institusi kepolisian. Polda Sulawesi Selatan dan Polrestabes Kota Makassar secara konsisten memberikan pengamanan dan dukungan logistik tenaga kesehatan.3 Kunjungan pejabat tinggi seperti Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Chuzaini Patoppoi dan Kapolrestabes Makassar menunjukkan bahwa inisiatif masyarakat sipil ini telah menjadi bagian integral dari strategi keamanan dan kesehatan wilayah.3 Bahkan, lokasi vaksinasi YABBM sempat menjadi titik peninjauan yang mendapatkan perhatian langsung dari Kapolri melalui konferensi video, yang menegaskan posisi strategis program ini dalam skala nasional.

  • Apresiasi Peserta

Dukungan sponsor yang memungkinkan warga membawa pulang goody bag sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Bukti Nyata & Pengakuan Negara (Bukan Sekadar Narasi)

Sebagai bentuk validasi atas kinerja yang terukur, transparan, dan berdampak luas, YABBM telah menerima berbagai pengakuan resmi:

  • Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI

Apresiasi atas dedikasi luar biasa dalam percepatan cakupan vaksinasi nasional.

  • Penghargaan dari Pemerintah Kota

Pengakuan atas peran aktif yayasan dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.

  • Apresiasi Pimpinan Negara

Kehormatan bagi YABBM diikutsertakan dalam Video Conference bersama Bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri untuk memberikan laporan langsung mengenai situasi di lapangan.

  • Kunjungan Pejabat Kemenkes

Verifikasi langsung oleh para pejabat kementerian terhadap sistem antrean dan pelayanan YABBM yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik dan paling tertib.

  • Rekor Dunia LEPRID dalam Vaksinasi Massal

Salah satu tonggak sejarah yang paling menonjol adalah pemecahan rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) pada 6 April 2021.

Kesimpulan dan Refleksi Strategis

Keterlibatan Dr. Ariella Hana Sinjaya bersama Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia (YABBM) dan Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) dalam pelaksanaan vaksinasi nasional merupakan manifestasi nyata dari kekuatan masyarakat sipil dalam mendukung ketahanan nasional. Keberhasilan mereka tidak hanya diukur dari angka 10.000 orang yang divaksinasi pada tahap awal atau ribuan lainnya dalam sesi-sesi berikutnya, melainkan pada kemampuan mereka untuk menjangkau kelompok-kelompok yang paling rentan—anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, ODGJ, dan ibu hamil—dengan pendekatan yang bermartabat dan inklusif.